Ulasan Film Independence Day - Resurgence

Posted on
  • Friday, July 1, 2016
  • by
  • Giswa Juanda
  • in


  • Saya mulai dari resensi umumnya, dimana sesuai embel embel di judulnya, Resurgence, film yang diarahkan oleh Roland Emmerich ini membangkitkan plot film lama dengan cerita yang sama, namun dengan tokoh dan persiapan yang berbeda. 20 tahun lalu lewat film pendahulunya, Independence Day, dimana bumi kedatangan alien yang menginvasi dan berniat menguasai bumi, dan pas tanggal 4 Juli 1996, manusia, lewat Will Smith, bisa mengalahkan mereka. Pada tanggal itu juga pas banget sama hari kemerdekaan AS, makanya judulnya agak nasionalis gitu.

    Saat ini, pas 20 tahun berlalu, manusia sudah bersiap dengan mengadaptasi teknologi dari alien yang mereka kalahkan, membuat pertahanan ruang angkasa dan pesawat tempur khusus buat bersiap sama kedatangan invasi selanjutnya. Cerita film ini seputar perjuangan manusia melawan invasi alien yang kedua kalinya.


    SPOILER ALERT
    Sampai sini saya mulai ke penilaian saya, jadi saya sarankan untuk berhenti membaca bila belum nonton film nya. Tapi kalo mau nerusin sih monggo aja, toh sudah saya peringatkan sebelumnya. Penilaian ini juga sangat subjektif, karena asalnya dari pengalaman saya, jadi jangan ada slek diantara kita kalau review nya gak pas sama yang dimau sama kamu kamu.

    Kesan saya waktu selesai nonton film ini yaitu "Lumayan". Jadi ada hal yang menarik, juga ada yang membosankan. Dimulai dari visual effeknya yang keren, tampilan kehancuran yang wow banget pas mothership alien segede atlantik masuk dan mendarat di bumi, yap, segede Atlantik, samudra aja ketutup sama itu kapal, dari film yang saya lihat, ga ada kapal induk alien yang segede ini masuk ke Bumi, tapi kalo besarnya sih Death Star nya Star Wars masih lebih gede. Kehancuran pas bumi dimasuki sama kapal induk itu yang kesannya spektakuler, jadi inget adegan di film 2012, Man of Steel, dan adegan X men Appocalipse pas magneto dengan mudahnya mempreteli seluruh gedung dan bangunan yang ada, namun dalam versi massivenya. Quote yang menarik dari salah satu dialog pas adegan ini yaitu, What Goes up must come down, apa yang bergerak naik, pasti akan turun saat menggambarkan bangunan, mobil, dan segala yang ada di muka bumi tertarik oleh gravitasi kapal induk yang mendarat di bumi, kemudian kembali jatuh.

    CAST



    Masuk ke cast, beberapa tokoh kunci yang kembali hadir dari film sebelumnya yaitu ilmuan David Levinson, Jeff Goldblum, yang sekarang menjadi salah satu kepala pertahanan ruang angkasa bumi, mantan presiden US, Whitmore, Bill Pullman yang punya ikatan batin sama alien sehingga di cap kurang waras, juga dr. Okun, Brent Spinner, yang bangun dari koma 7300 hari dan mendadak heboh sendiri. Ada juga Julius (Judd Hirsch), bapak nya dr. Levinson yang membawa sisi humor di film ini.
    Lalu ada pilot muda Dylan, Jesse Usser, anak dari pilot pahlawan Will Smith yang ceritanya udah meninggal pas misi di Bulan, padahal sih aslinya karena bayarannya ga cocok aja. Saya ga ngeh umur di pilot berapa, kalau ngikut di cerita film sebelumnya kayaknya masih 20 tahunan, yang mana udah jadi kapten aja.

    Lalu ada Jake, Liam Hemsworth, nih adik nya si Thor Christ Hemsworth, gayanya sih kaya Kapten James T Kirk di Star Trek, cuma saya kurang dapet feel cool nya dia, mungkin karena script filmnya yang kurang oke jadi kesannya dia dan beberapa tokoh lain agak kaku gitu. Apalagi ada plot dimana dia dan Dylan punya masa lalu yang kelam sampe dia dapet hukuman jadi tukang kargo di bulan sedang Dylan jadi Kapten. Tokoh pendukungnya ada putri President Whitmore, Patricia, Maika Monroe, yang tunangan sama Jake, ada juga artis china yang saya demen ada di film ini, Angelababy, imut gimana gitu pas jadi pilot.

    Cast lain yang menurut saya menonjol yaitu raja daerah di Afrika dimana satu satunya kapal induk alien yang lama mendarat 20 tahun lalu, Raja Dikembe, Deobia Oparei, yang juga punya ikatan batin sama alien, dan punya segudang pengalaman ngebantai Alien sampe dibikin tato jumlah alien yang dia bunuh di lengannya. Saking obsesifnya sama tuh alien, dia pelajari bahasa tulisan mereka bareng sama Charlotte Gainsbourg, peneliti perancis yang deket sama dr Levinson.

    JALAN CERITA

    Jalan cerita film ini agak klise, mudah ditebak, dan agak membosankan. Ceritanya sama kayak film sebelumnya, alien dateng, pada panik, bikin serangan, gagal, bikin taktik jebakan, trus menang. Sebenarnya sih ada usaha buat nambah ketegangan dengan memberi batas waktu kemenangan lewat pengeboran inti bumi yang dilakukan oleh kapal induk alien, yang mana kalo pengeboran udah sampe inti bumi, maka hilang sudah gravitasi bumi, kiamat. Waktu pengeboran cuma satu jam buat sampai inti bumi, jadi dalam satu jam itu manusia kudu bisa buat ngalahin tuh alien. Klise banget, jadi kita bisa nebak kalo manusia bakal menang di detik detik akhir, dan benar adanya. Padahal bisa ga seperti itu, toh kalau dilihat, ini film sekuel yang memgarah ke film lanjutannya nanti, jadi ga perlu maksa disini.

    Hal yang baru adalah kedatangan alien yang bentuknya kaya drone bulet di Star Wars. Ceritanya nih drone alien merupakan musuh yang ditakuti sama si ratu alien, karena si drone punya informasi tentang teknologi buat mengalahkan mereka. Si drone alien sendiri merupakan wujud evolusi ribuan tahun dari wujud primitif, kayak manusia sekarang yang masih pake tubuh dan tulang buat hidup, sesang mereka udah mentransfer kesadaran mereka ke dunia maya. Kalo kalian tau film Transcendence nya Johnny Deep, atau Lucy nya Scarlet Johanson, atau Ultronnya Avenger, atau Chappy, kira kira begitulah prosesnya. Nah nih drone merupakan makhluk terakhir dari kaumnya yang planetnya dihancurkan sama alien dan nyari sekutu buat bisa mengalahkan nih alien. Datenglah mereka ke bumi, yang ditembak sama manusia di bulan dikira alien jahat. Gak lama kemudian insect alien dateng buat ngehancurin tuh drone alien, yang mana pas dibawa sama si Jake ke bumi, jadilah ceritanya si insect alien memburu drone alien ke bumi.

    UNSREG PART 

    Pertama, tuh alien ternyata modelnya kaya serangga, bunuh ratunya, yang lain pada mati. Sebenarnya ga mati, cuma mereka hilang arah dan pegangan hidup karena gak ada yang kasih komando lagi. Ini ceritanya kaya Edge of Tomorrow, Starship Stroopers atau Enders Game. Bedanya, mereka punya teknologi yang maju dan terlihat lebih memiliki akal, dan beberapa scene menunjukan kalo mereka punya akal, bukan seperti benar benar boneka, jadi agak ganjil kalau mereka sebegitu hilang arahnya bila ratu mati, pesawat tempur mereka berjatuhan.

    Akan lebih seru kalau mereka lebih seperti di film Predator, dengan teknologi yang hampir mirip, tapi dengan kemandirian mereka sendiri. Atau memiliki calon ratu lain di armada yang sama dan siap naik tahta bila ratu saat ini tiada. Mereka tuh kaya Spongebob bila ratu hidup, dan berubah jadi Patrick pas ratu mati, yang cuma bisa bengong, eeeeee... Jadi krik banget.

    Kedua, saya pikir kalo ratu sebegitu pentingnya, kenapa harus dia sendiri yang turun tangan buat ngehancurin tuh drone. Di berbagai film, ratu justru disembunyikan dengan baik sampai final baru kemudian muncul. Disini ratu malah dengan mudahnya muncul tanpa harus kesulitan mencari, dan menjadi sasaran empuk lawan. Dengan kapal induk sebesar itu, apa iya isinya cuma 2 jenis mereka, ratu dan pekerja, ga pemimpin squadron alien yang lebih bisa ditugaskan buat hancurin tuh drone alien, yang bila dia mati pun ga merusak tatanan mereka sendiri.

    Ketiga, adegan aneh dimana pesawat induk alien kabur dari bumi sedangkan pesawat pesawat tempur kecil mereka berjatuhan. Artinya ada beberapa alien yang memiliki kesadaran untuk mengendalikan pesawat induk, sedang yang lain tidak. Ataupun pesawat induk terbang karena program otomatis, mengapa tidak dipasang pada pesawat tempur mereka, jadi ketika ratu mati dan mereka hilang kendali, secara otomatis pesawat mereka kembali ke kapal induk tanpa harus jatuh. Bahkan pesawat terbang biasa memiliki auto pilot.

    Keempat, mengenai si drone alien yang super jenius. Kehadiran mereka ujung ujung nya seperti dipaksakan untuk dijejalkan, terlebih di ujung film ada statement dari dr Okun kalo drone ini adalah kunci teknologi penjelajahan antar galaxy. Sudah bisa ditebak, bila lancar maka akan ada sekuel yang ceritanya mirip sama Enders Game atau Star Trek.

    Sebagai satu satunya elemen pembeda dari cerita film sebelumnya, drone alien ini justru membuat cerita utama tentang insect alien dengan kapal induk super besar yang niat invasi karena ada sinyal panggilan kapal induk yang kalah 20 tahun lalu malah jadi kaya cerita sampingan. Dari awal film sudah bertebaran tentang clue yang berpusat pada si drone ini. Bahkan adanya elemen ini mengkaburkan tujuan si insect alien yang sudah nyoba ngebor pusat bumi, tapi juga ngejar si drone alien. Mungkin karena si ratu udah pusing karena saking banyaknya alien yang dia telepati, dia jadi bloon, ga ngeh dan ga fokus sama invasi nya. Kalau dia sabar, bertahan sejam lah di kapal induknya, toh dia bisa menyedot inti bumi dan kalau benar kata dr Okun, maka bumi akan hancur dengan sendirinya. Bila bumi hancur, si drone alien juga ikut hancur.

    Kelima, ini hal yang paling ngganjel buat saya. Kenapa pas banget di tanggal 4 Juli? Ga bisa di hari lain ya, kudu pad bener sama kemerdekaan AS. Coba tanggal 31 Desember, ntar judulnya jadi Happy New Year. Ini namanya terjebak pada judul, sudahlah.

    Pada akhirnya, apa yang saya pikirkan hanyalah sebatas pikiran saja. Gak ada film yang jelek apalagi salah. Sebagai penikmat film, duduk manis dan enjoy your watching time, jangan terlalu serius mikirin ini itu pas lagi nonton. So, selamat menonton.

    0 comments:

    Post a Comment

     
    Copyright (c) 2010 Blogger templates by Bloggermint
    Sponsored by : Kaskus Lookup