oleh AkuBukanManusiaPurba
Aku tetap berkutat dalam candu..
Candu diriku yang manusiawi..
Candu yang penuh nafsu..
Aku hampiri yang kedua,
setelah aku puas dengan yang pertama..
Aku hampiri yang ketiga,
Setelah aku bosan pada yang kedua..
Hatiku berontak,
saat kalian teriakan;
tahan.. tahan..
Apa yang harus aku tahan?
Bahkan apa yang harus aku cari?
Aku terhenyak saat melihat jawaban pada cermin diriku..
Awalnya; aku candu pada nafsuku..
Salahnya; aku menahan kesabaranku..
Tololnya; aku mencari-cari kemarahanku..
Pada hati aku bertanya..
Jawabnya; tahan kemarahanmu..
Carilah kesabaranmu..
Candulah itu!!
Candu yang mana?
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment