Bukan Matematika

Posted on
  • Monday, December 5, 2011
  • by
  • Giswa Juanda
  • in
  • Labels:
  • Giswa-051211

     Apakah kalian akan teriak,
    “TUHAN, beri kami transparansi dosa kami!!”


    Kita dihantarkan pada bualan dimana 1+1=2,
    Demikian seterusnya hingga otak kita menjadi mesin penghitung,
    Kita menghitung hingga pada segala hal,
    Namun kalian harus mengingat bahwa kepastian tidak relevan bagi ketidakpastian,,

    Kita mencari, haus akan ilmu,
    Namun ilmu yang kita telan akan terasa pahit, getir..
    Hanya bila tidak dapat memenuhi ekspektasi tertinggi kita..

    Dunia bundar, ilmu berotasi selayaknya dunia ini,
    Tak bisa hanya diam dan tertinggal, lantas hancur..
    Rasa serta karsa memuncak, mendorong nafsu akan ilmu untuk beradu,
    Beradu dengan diri kita masing-masing..

    Kalian akan ragu untuk mengukur seberapa baik diri kita,
    Seberapa jahatkah kita selama hidup,
    Kalian butuh hal itu?
    Apakah kalian akan teriak,
    “TUHAN, beri kami transparansi dosa kami!!”
    Karna hasilnya tidak pasti membuat kita menjadi orang jahat, atau orang baik..

    Ingatkah kalian pada Einstein, yang dihina lantaran teori relativitasnya..
    Dia yang menyadari bahwa sesuatu yang dinamakan ketidakpastian, beredar didunia..

    Lalu kalian akan mulai sepakat, bila kadangkala bumi tidak sepenuhnya bundar,
    Laut tidak selamanya biru, dan hujan tidak selamanya air..

    Bayak hal yang tidak selamanya dapat kalian hitung,
    Apakah kalian bisa mengjitung usia hidup kalian?
    Apakah kalian bisa menghitung dosa kalian?
    Apakah kalian bisa menghitung kemarahan kalian?

    How hard you insist to try it, you can’t..


    Karenanya, Anda jangan berkecil hati. 

    Kami tau nilai matematika Anda jelek, kami tau anda hampir tidak lulus gara-gara gagal ujian matematika. Buat Anda, kini ada: SEMPOATOR, ALAT PENGHITUNG APA SAJA..

    SEMPOATOR- SEMPOA KALKULATOR

    Kami telah mengembangkan alat baru penghitung apa saja, alat ini diklaim sebagai alat terdasyat abad ini mengalahkan alat kerokan terdasyat..
    Alat ini berada diposisi kedua setelah Sempoator

    Untuk menghitung umur/kematian, mudah saja jika menggunakan alat ini..

    Salah satu kegunaannya, Telan saja bijinya sesukamu

    Rumusnya: ambil biji sempoa, lalu Anda bisa telan mentah-mentah, atau bisa Anda gado dengan makanan lain, seperti semangka dan pisang. Semakin banyak anda telan, semakin cepat Anda tau kapan Anda mati, jumlah sisa biji sempoa yang tertinggal, adalah sisa umur anda. Misalkan jumlah biji sempoa ada 65, lantas Anda telan 50 biji maka, 65-55=13 [bonus 3biji cadangan]. jadi 13 biji ini ekuivalen dengan sisa umur Anda, yang 13 hari atau bila beruntung 13 jam lagi.

    Penggunaan selanjutnya Anda bisa baca petunjuk yang bila kami tidak lupa akan terselip dalam boxnya.


    Maaf bila tulisan ini tidak sesuai dengan harapan Anda, karenanya, jangan terlalu serius menanggapi sesuatunya, tertipu kan. Saya juga tertipu sama diri saya sendiri!! What have i done??
    Maaf ya, saya sedang sedikit senggang disela keseriusan saya, tapi silahkan dipetik hikmahnya saja. Terakhir dari saya, dan yang ini bukan tipuan, KALO MAU PINTAR, YA BELAJAR!! 

    Baca Posting lain:  
    LPG oh LPG, yang Keliru Mampir Sini.
    Sang Pendosa 









    1 comments:

    Anonymous said...

    ada pepatah bijak,..mati itu lebih mulia,karena dg meti menghentikn prbuatan dosa kita...jgn lelah mncari ilmu sebanyaknya....tapi ingat,,ilmu Tuhan sangat tak terbatas karena saking luasnya..hanya sebagian yang diturunkan...semoga terikanmu ini,rahmat tuhan lg menyapamu ju..heheh*bercanda..dari sy...

    Post a Comment

     
    Copyright (c) 2010 Blogger templates by Bloggermint
    Sponsored by : Kaskus Lookup