Giswa-051211
Apa itu sajak-sajak renyah yang kalian buat untuk kami, sampah..Kami tak peduli, biar jutaan sindiran menghujam kami, kami bergeming..
Kami lupa, apakah kami pernah bersantun janji padamu dulu,
Kami ragu, hal yang kami dapatkan apakah sarat akan timpang noda,
Noda yang kami lukiskan dengan tangis kawan kami, bahkan darah,
Namun kami tetap melangkah, kami tak peduli..
Sekali lagi, kami lupa, kami lupa siapa kami sewaktu kami menangis dulu,
Kami lupa sewaktu kami merajuk, bahkan terkulai tak berharga,
Atau, kami sama sekali tak merasakan apa yang kami lupakan,
Tangisan kami, rajukan kami, tak dari hati, palsu..
Kami adalah zat yang terbaik, yang paling sempurna,,
Kami merubah dunia, meski menuju kekolotan, tapi itu lebih baik bagi diri kami,
Meski tidak bagi mereka, kami tetap tidak peduli..
Apa itu sajak-sajak renyah yang kalian buat untuk kami, sampah..
Kami tak peduli, biar jutaan sindiran menghujam kami, kami bergeming..
Karna kami berjuang untuk diri kami, bukan kalian..
Kami memang hitam, kami kebal, bahkan dari peluru teruncing didunia,
Karna kami punya banyak jiwa untuk ditumbalkan,
Dan itu jiwa kalian, yang percaya akan dunia setelah kematian..
Matilah kalian, kami tak peduli..
Kami akan hidup selama-lamanya,
Mencari nikmat dari kehancuran kalian..
Dan kalian akan menyebut kami, pendosa..
Kalian dendam pada kami, kalian ingin membinasakan kami..
Tapi generasi kami abadi, tak mati, tak punah..
Lantas kalian lelah, menyerah, menangis memohon,
Bukan pada kami, tapi pada Tuhan kalian..
Memohon agar kami binasa, sirna..
Kami bilang tadi, kami tak peduli, kami tidak takut pada Tuhan kalian,
Kami tidak takut pada kematian,
Kami tertawa atas sindiran kalian, kami anggap itu pujian..
Kami tidak takut pada siapapun..
Kecuali satu,
Diri kami sendiri,
Kami takut kelicikan kami akan mengelabui diri kami sendiri,
Kami takut senjata kami akan menghujam jantung kami sendiri,
Kami takut ketamakan kami akan memakan diri kami sendiri,
Kemudian kami sadar, mungkin itu,
mengapa kami kalian sebut,
PENDOSA..


0 comments:
Post a Comment