Jeda waktu antar postingan di blog ini kian memprihatinkan, bukan karna saya tak ber-ide untuk menulis. Namun entah mengapa ketika akan menulis ada saja hal yang membuat enggan. Dari beberapa ide yang sempat tertunda, saya akan mulai dari tulisan ini.
Tulisan ini sebenarnya hanyalah pengantar dari gambar-gambar CoCard hasil pindaian saya tempo lalu. CoCard
ialah kartu identitas atau sejenisnya yang dikenakan sebagai tanda pengenal pada suatu event atau kepanitiaan. Dimana setelah bersih-bersih gudang, saya menemukan beberapa cocard kegiatan yang saya kumpulkan sejak awal menjadi mahasiswa baru. What? You collect those sh*t of papers? How an unemployement you are!! Ya, saya mengumpulkan Cocard itu sebagai koleksi. CoCard yang saya kumpulkan berasal dari kegiatan yang bervariasi, ada yang dari kontribusi kepanitiaan, hingga menjadi pesertanya. Namun kebanyakan merupakan kegiatan dimana saya adalah salah satu panitianya.
ialah kartu identitas atau sejenisnya yang dikenakan sebagai tanda pengenal pada suatu event atau kepanitiaan. Dimana setelah bersih-bersih gudang, saya menemukan beberapa cocard kegiatan yang saya kumpulkan sejak awal menjadi mahasiswa baru. What? You collect those sh*t of papers? How an unemployement you are!! Ya, saya mengumpulkan Cocard itu sebagai koleksi. CoCard yang saya kumpulkan berasal dari kegiatan yang bervariasi, ada yang dari kontribusi kepanitiaan, hingga menjadi pesertanya. Namun kebanyakan merupakan kegiatan dimana saya adalah salah satu panitianya.
Selanjutnya, akan saya bahas satu persatu kegiatan berdasar Cocard yang saya tampilkan. Cocard yang saya tampilkan juga tidak dari seluruh kegiatan yang saya ikuti, hal ini karena tidak semua kegiatan yang saya ikuti meninggalkan CoCard atau kartu sejenisnya. CoCard disini hanyalah sebuah tanda pengenal sesaat, yakni saat diadakannya acara terkait saja. Msskipun demikian, bagi saya CoCard bisa mempunyai nilai lebih dimasa mendatang. Sama halnya perangko bagi seorang filatelis, selembar perangko akan sangat bermaknya dan menjadi alat untuk seseorang bernostalgia. CoCard juga dapat memiliki nilai yang sama, ketika kita melihatnya, akan muncul pintasan-pintasan memori kegiatan dan prosesnya dimasa lampau.
1. ESQ 2007
Kegiatan ini diadakan oleh ESQ Center bekerja sama dengan Unsoed yang dikhususkan untuk mahasiswa baru [sifatnya wajib]. Acaranya sungguh menyentuh dan diadakan rally selama 3 hari berturut-turut. Bagi yang bertanya mengapa ada 2 cocard yang ditampilkan, saya jawab hal ini karena saya memang mengikuti kegiatan ini dua kali sebagai peserta. Alasannya sepele, iseng. Lagipula tidak ada larangan dan tidak ada yang tahu saya sudah pernah mengikutinya, and you know what? its totally free. Pada dasarnya kegiatan ini sangat mahal bila tanpa kerjasama dengan Unsoed, kalau tidak salah berkisar 200ribu hingga 1juta dengan fasilitas sertifikat dan beberapa buku yang dapat dibawa pulang dan menjadi milikmu, alhasil, selain mendapat 2 CoCard, saya pun mendapat sertifikat dan buku dobel. Dari keseluruhan, memang acaranya keren bahkan pada kali kedua saya mengikutinya. Hey boy, you are absolutely maniac, aren't you?
2. RAMLI 2007
RAMLI bukan diambil dari nama orang atau lembaga, namun merupakan singkatan dari Ramadhan Peduli, peduli sama siapa? ntar saya bahas lebih lanjut. Kegiatan ini diadakan oleh LKHS FH Unsoed, Lembaga Kajian Hukum dan Sosial Fak. Hukum Unsoed, sebuah unit kegiatan mahasiswa [bakal lebih sering muncul disebut nantinya]. Kegiatan ini merupakan kegiatan pertama yang saya ikuti sebagai peserta di fakultas, sedangkan Training ESQ pada tingkat Universitas. Pada kesempatan ini, RAMLI diadakan di Rumah Tahanan Banyumas, kami para mahasiswa baru diajak berkenalan dengan para Napi sampai kami buka [buka puasa maksud saya].
Sedang RAMLI 2008 diadakan di Panti Asuhan Kuncup Mas Banyumas, namun posisi saya bukan sebagai peserta, melainkan panitia. Cukup berkesan, dengan kontribusi 15-20ribu bisa jalan-jalan plus beramal.
3. 5th and 6th LFEDC
Law Faculty English Debating Championship, adalah lomba debat intern fakultas hukum Unsoed yang diadakan oleh Justitia English Club [JEC]. JEC juga seperti LKHS merupakan UKM yang saya tekuni sejak awal masuk menjadi maba. Ada beberapa kegiatan sebelum ini bahkan berbarengan dengan RAMLI LKHS yang saya ikuti, namun tidak sebesar ini. Pada 5th LFEDC saya tergabung bersama Shinta Sofiana Dewi, my 1st dan Diah Kusuma Dewi, my 2nd, sedang saya sendiri sebagai 3rd dalam Unpredictable team. You can’t predict what we gonna do, coz we are Unpredictable Team, even if you can, we insist that we are Unpredictable. So, don’t follow mix [jangan ikut campur.red]. Bahasa inggris saya memang memalukan saat itu, kami diprediksi menjadi juara umum, namun sesuai dengan nama tim kami, prediksinya meleset dan kami hanya semifinalis. Setahun setelahnya, pada 6th LFEDC, saya masih berkontribusi dalam kepanitiaan dan Penjurian, dalam kepanitiaan saya bergerak sebagai operator teknis slide and sound disela menjadi adju atau bahasa kerennya DJ.
4. KKTM 2008
![]() |
| Korban bakar kamar, tapi jadi keliatan artistik.. |
Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa, suatu lomba karya tulis ilmiah yang diadakan oleh LKHS, namun sebenarnya merupakan turunan dari konsep DIKTI dan Perguruan Tinggi. Awalnya dikenal sebagai LKTM, dan kompetisi ini merupakan yang terakhir diadakan di tingkatan fakultas karena selanjutnya dipegang langsung oleh Perguruan Tinggi dan Dikti yang dikenal dengan Program Kreatifitas Mahasiswa [PKM] . Disini saya berkedudukan sebagai sekretaris umum sekaligus penanggung jawab program kerja kegiatan ini, jadi apabila terdapat kegagalan dan lain sejenisnya, sayalah yang dicari dan dicaci. Namun, bila ada kesuksesan, maka ketua panitialah yang dipuji. Mungkin ada yang berkata, “what a piece of sh*t you show to me!!” setelah melihat Cocard kegiatan diatas, namun itu bukan bawaan, itu akibat terbakar. Yap, it gotta burn when my room got fire. Jadi seperti itulah tampangnya sekarang.
5.Musang
Okay, its name sounds weird, but it just acronim of Musyawarah Anggota atau ReOrganisasi kalau dipadankan dengan masa Osis atau ROHIS SMA dulu.
Musang ialah forum tertinggi untuk menilai kinerja kepengurusan organisasi setahun belakang dan menentukan kepengurusan setahun kedepan. Musang layaknya evaluasi DPR dan Pemilu Presiden sekaligus, karna sifatnya yang presidensil, jadi kebanyakan musang hanya memilih ketua dan wakil ketua saja. Musang merupakan agenda tahunan yang diadakan pada rentang Mei-Juni. Namun pada perkembangannya pengadaannya bisa berlangsung sewaktu-waktu sesuai dengan kondisi kepengurusan.
6. Makrab
Inti kegiatannya memang malam keakraban bagi anggota baru masing-masing organisasi, namun dikemas dengan nama yang berbeda-beda. LKHS menamainya Training Anggota, JEC menamai dengan Sunday Fiesta, sedang Pro Justitia [Lembaga Pers Fh Unsoed] menamai Diklat Jusnalistik. Bila dilihat tanggal pelaksanaan, hampir serentak berdekatan pada bulan-bulan setelah maba masuk, yap tujuannya memang untuk menjaring anggota organisasi. Kebanyakan dan hampir seluruhnya diadakan di ruang terbuka, kami seringnya mengadakan di daerah Baturaden dengan menyewa penginapan disana. Untuk biaya kontribusi per peserta bervariasi menurut organisasinya, dari 15ribu hingga 35ribu. Konsepnya seperti persami dimana hari pertama diisi dengan materi dan hari kedua [Minggu] diisi dengan game outdoor dengan fasilitas outbond di lokawisata Baturaden.
bersambung ke Part 2..










0 comments:
Post a Comment